Brawn akan Meninggalkan Mercedes Akhir Tahun Nanti?

2 Brawn akan Meninggalkan Mercedes Akhir Tahun Nanti 1

Nampaknya, ajang balapan jet darat atau biasa dikenal sebagai Formula One (F1) sedang mengalami banyak perubahan di tahun ini. Ada pembalap yang pergi ke ajang balapan lain, dan ada pula yang memutuskan untuk pindah tim. Selain itu, tersiar pula kabar mengenai perginya pemimpin tim.

Baru-baru ini tersiar kabar bahwa Ross Brawn yang merupakan tim prinsipal dalam ajang Formula One (F1) dari Mercedes akan meletakkan jabatannya akhir musim nanti. Hal ini dibenarkan oleh pihak Mercedes. Memang akhir-akhir ini Brawn sedang menjadi topik pembicaraan hangat karena kabar tersebut.

Brawn diketahui akan meninggalkan Mercedes karena alasan datangnya Paddy Lowe. Paddy sendiri diketahui sebagai mantan direktur teknik McLaren. Selain itu, Paddy juga menjabat sebagai direktur eksekutif Mercedes pada bulan Juni lalu.

Brawn sendiri akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Mercedes. Pria berusia 58 tahun itu akan menunjuk Toto Wolff sebagai pemimpin tim. Sebelumnya, Toto Wolff ini menjabat sebagai direktur eksekutif bisnis. Selain Toto Wolff, Brawn juga menunjuk Paddy Lowe.

Ross Brawn juga sudah mepertimbangkan mengapa dia meninggalkan tim asal Jerman itu. Menurutnya, yang paling penting dari pertimbangan yang dibuatnya adalah mengenai keputusan mundurnya dia dari kepala tim. Hal ini sebenarnya merupakan waktu yang tepat bagi timnya, agar timnya dapat memastikan kesuksesan pada waktu mendatang.

Menurutnya lagi, dia dan Mercedes siap untuk melakukan transisi, yakni mengalihkan tanggung jawab kepemimpinan tim kepada Toto dan Paddy. Menurutnya, dia dan Mercedes sudah melakukan suksesi selama bertahun-tahun. Lanjut Brawn lagi, hal ini berarti mereka sudah siap untuk melakukan hal itu. Tentunya hal ini bukan merupakan sesuatu yang tanpa dasar mengapa dia memutuskan untuk meninggalkan Mercedes.

Rupanya Mercedes sendiri sudah berusaha untuk menghentikan keputusan Brawn. Jadi bukan berarti Mercedes membiarkan Brawn pergi begitu saja. Meskipun begitu, pada akhirnya Mercedes tetap menhormati keputusan pria yang pernah menjabat sebagai Technical Director pada tahun 1997 – 2006 di Ferrari itu.

Niki Lauda selaku ketua non-eksekutif Mercedes, menyatakan bahwa sebenarnya perginya Brawn merupakan sebuah fakta dasar, karena memang tidak bisa menahan seseorang agar kembali ketika mereka sudah memutuskan untuk pergi. Memang hal yang sulit untuk menghentikan seseorang yang sudah benar-benar bertekad untuk pergi.

Lanjut Lauda lagi, Ross sudah memutuskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat. Sehingga ketika Ross memutuskan untuk menyerahkan tanggung jawab kepada Paddy dan Toto, maka Lauda dan timnya menghormati keputusan itu. Jadi meskipun mereka sempat menghalangi, pada akhirnya keputusan Brawn tetap dihormati.

Sedangkan Ross Brawn dikabarkan bahwa dia akan hengkang ke Williams atau Ferrari. Mengenai hal ini, nampaknya masih rumor sehingga belum bisa dipastikan kejelasannya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>