Brawn Minggat, Tim Mercedes Makin Berat Menghadapi Persaingan

5. Brawn Minggat, Tim Mercedes Makin Berat Menghadapi Persaingan 1

Tersisa tiga seri race, Mercedes menghadapi persaingan yang semakin berat karena adanya isu yang tidak sedap mengenai hengkangnya Ross Brawn dari tim Mercedes akhir musim ini. Seperti diketahui, Ross Brawn adalah pimpinan  Mercedes yang mampu membuat tim ini bersaing lebih ketat dengan Ferrari dan Red Bull. Brawn adalah seorang sosok hebat yang dimiliki oleh Brawn GP dan kemudian menjadi bagian dari Mercedes setelah tim raksasa ini mengakusisi Brawn GP dua musim yang lalu.

Ross Brawn adalah seorang yang hebat yang pernah berada dibalik kesuksesan Michael Schumacher dan Jenson Button menjadi juara dunia. Dan ditangannya juga Mercedes mampu menyodok ke peringkat dua bersaing dengan lawan-lawan hebat papan atas. Namun demikian Lewis Hamilton, pebalap dari Mercedes menyakini bahwa Mercedes akan tetap mampu bersaing menghadapi sisa musim ini dan musim depan yang diperkirakan akan semakin keras dan sengit.

Hamilton menegaskan bahwa tim Mercedes tidak akan surut walah Ross Brawn mundur dari posisinya di Mercedes dan dia menegaskan bahwa ada banyak orang dapat membantu tim balap raksasa ini untuk tetap terus maju dan bersaing dengan tim yang lain walau diakui bahwa persaingan akan semakin berat, apalagi musim kompetisi tahun depan. Hamilton juga menggaris bawahi pernyataanya bahwa Mercedes pasti akan tetap menang walau tanpa diperkuat dengan kehadiran Brawn.

Selain Ross Brawn masih ada Nik Lauda dan Toto Wolff yang dipastikan  akan memberikan usaha terbaik mereka untuk memastikan Mercedes memenangin pertarungan di lintasan balap. Hasil sampai saat ini tim Mercedes masih menempati posisi kedua klasemen konstruktor dibawah Red Bull diikuti oleh Ferrari dan Lotus. Sementara itu dari lintasan sendiri, Vettel sudah dipastikan menjadi Juara dunia Formula One musim ini namun dia mengaku belum sempat melakukan pesta kemenangannya karena masih fokus untuk memenangi race di Abu Dhabi akhir pekan ini.

Vettel memang luar biasa karena dia dapat meraih juara dunia F1 untuk kali keempat namun ternyata dia masih haus kemenangan dan menginginkan menjadi juara di tiga balapan terkahir musim ini yaitu balapan di Emirate Arab, Amerika dan Brasil. Vettel yang dijuluki sebagai Baby Schumi ini memang berambisi besar untuk menyamai bahkan memecahkan rekor Michael Schumacher  yang telah menang tujuh kali berturut-turut. Saking besar ambisinya, Vettel bahkan melupakan menggelar pesta kemenangannya.

Vettal hanya mengekspresikan kegembiraanya dengan aksi “Donut” di Grand Prix India pekan lalu. Aksi yang dilakukan dengan memutarkan mobil dengan ban mengeluarkan asap di lintasan balap sebanyak empat kali namun oleh FIA aksi ini dipandang salah dan Red Bull didenda sebanyak 25,000 Euro. Kesalahan Red Bull adalah tidak langsung memerintahkan Vettel untuk masuk pitlane setelah masuk finish.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>