Dampak Peraturan Baru F1 Musim Depan

Formula One World Championship

Sebelum menikmati aksi memukau para pembalap Formula One atau F1 musim 2014, Anda perlu mengetahui beberapa hal baru. Hal tersebut terkait dengan adanya peraturan baru F1 yang akan diterapkan di musim balapan 2014. Salah satu peraturan baru yang akan diterapkan adalah soal mesin mobil.

Sebelumnya, mobil yang dipakai dalam Formula One adalah mesin V8. Jenis mesin tersebut akan diganti dengan jenis V-6 turbo. Selain soal perubahan jenis mesin mobil, peraturan baru juga menyangkut bahan bakar. Pada musim lalu, bahan bakar yang digunakan adalah 2.5 liter. Untuk musim 2014 mendatang, pembalap akan menggunakan bahan bakar 1.6 liter saja.

Lalu, bagaimana pendapat pembalap soal peraturan-peraturan baru tersebut? Komentar muncul dari Sebastian Vettel. Menurut juara dunia F1 ini, semoga dengan adanya peraturan ini anjang F1 tidak akan kehilangan sensasi khususnya karena perubahan mesin menjadi V-6 turbo. Komplain ini memang sangat beralasan bagi Sebastian Vettel.

Pengalamannya menggunakan mesin V10 pada tes pertamanya. Timnya mengganti mesin V8 untuk berlaga di sirkuit. Ia juga memaparkan pengalamannya pertama kali berlaga di F1 1992. Kala itu, sirkuit dilanda hujan dan hanya melakukan latihan bebas di Hockenheim. Karena kondisi ini mobil-mobil pembalap hanya melewati lap instalasi.

Yang terdengar juga hanya suara-suara mobil yang lewat. Dengan adanya peraturan baru F1 musim depan, ia berharap bahwa laga F1 akan semakin menyenangkan bukannya membosankan. Memang, menurutnya mobil membutuhkan sesuatu yang baru tapi sesuatu yang baru tersebut harus sesuai dengan kondisi mobil tersebut.

Saat ditanya soal peta persaingan musim depan, Vettel menjawab bahwa dirinya masih belum tahu. Musim balap baru dan peraturan baru, itu artinya tim dan produsen akan mengagas hal-hal yang berbeda dan kemungkinan baru juga. Tapi, Vettle menyatakan bahwa justru di situ letak tantangan dan ketegangan balapan F1.

Ia sudah tidak sabar memanti balapan musim depan karena akan penuh dengan kejutan-kejutan yang tak terduga. Selain dari sisi keasyikan laga F1 sendiri, rupanya peraturan baru F1 tersebut dinilai akan membuat biaya F1 semakin mahal saja.

Christian Horner selaku Team Principal Red Bull Racing menyatakan bahwa regulasi baru khususnya perubahan mesin akan membawa dampak membengkaknya biaya. Horner mengilustrasikan bahwa jika regulasi ini jadi diterapkan maka biaya untuk mesin saja bisa menyamai harga 2 radiator. Selain itu, pembalap harus menambah sesi tes menjadi 4 kali sesi tes.

Kubu Red Bull sendiri rencananya akan mencari sponsor dan partner baru untuk berlaga dan mendukung pembalapnya jika memang regulasi tersebut jadi digunakan pada ajang F1 musim 2014 mendatang. Jika dikalkulasi, kubu Red Bull akan mengalami pembengkakan biaya hingga mencapai 25-40 juta euro.

Pihaknya tidak akan mampu menutupi defisit tersebut. Mencari banyak sponsor menjadi solusi utama dan efektif bagi tim Red Bull.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>