Profil Pebalap F1 Nico Rosberg

3. Profil Pebalap F1 Nico Rosberg 1

Siapa yang belum pernah mendengar nama pebalap F1 Nico Rosberg yang kini membalap untuk tim Mercedes GP. Pabalap yang lahir di Jerman 28 tahun yang lalu ini adalah salah seorang pebalap F1 yang tak asing lagi karena prestasinya di arenabalap. Selain itu, Anda harus tahu bahwa ia adalah putra dari Keke Rosberg yang juga merupakan mantan Juara Dunia F1 tahun 1980 bersama tim Williams.

Sebenarnya Rosberg ini adalah hasil dari binaan tim Williams dan pada karir juniornya ia turun dengan bendera Finlandia. Namun pada karier profesionalnya di F1 pada tahun 2006 ia turun dengan bendera Jerman dan langsung mencatatkan fastest lap pada balapan di GP Bahrain tahun 2006. Namun sayang, sejak saat itu dia belum pernah menaiki podium 1 dan harus menunggu selama 6 tahun atau sekitar 111 balapan sampai akhirnya ia berhasil menjuarai Lomba pertamanya di GP China 2012.

Dengan kemenangan pertamanya itu dia adalah pebalap Mercedes GP pertama yang bisa memenangi lomba sejak tahun 1955. Kemenangan ini tidak ia raih dengan mudah, selain harus menunggu 6 tahun, Nico Rosberg juga harus berjuang sejak usianya masih 11 tahun dan bergabung dengan Formula BWB pada tahun 2002. Pada tahun pertamanya di Formula BWB ia langsung memenangi even tersebut. Setelah menang ven tersebut sang ayah menariknya ke tim balap pribadi yang bertanding di Formula Three Euroseries dan F3 Lokal Eropa namun hasilnya tidak begitu bagus.

 

Nico Rosberg terus berpindah-pindah tim dengan  karir yang kurang cemerlang sampai akhirnya tahun 2005 ia masuk seri GP2. Pada tahun tersebut bintang Rosberg bersinar terang dan ia menjadi juara umu GP2 musin 2005 dengan enamkali naik podiun dimana lima antaranya adalah podium satu. Pada musim tersebut ia berhasil mengalahkan saingan terberatnya Heikki Kovalainen.

Pada Awal karir F1-nya, Rosberg disunting oleh William F1 untuk mengetest mobil mereka. Kemampuan Rosberg setelah mengantongi juara Formula BMW membuat manager Williams tertarik kepadanya dan memberinya kesempatan turun dengan mobil William dimana kemudian ia membuat fastest lap di tahun 2006 bersama rekan setimnya, Mark Webber. Namun sayang, kualitas mobil yang dipunyai William sangat jauh tertinggal dari mobil-mobil lain sehingga Rosberg jarang naik podium sampai beberapa tahun berikutnya.

Tahun 2007 William menggandeng Toyota untuk pasokan mesin dan Rosberg langsung mendapat poin pada race pertamanya, disusul poin-poin pada ajang F1 di Spanyol, Hongaria, Turki, Italia, Belgia dan Brasil. Walau mendapat poin, Rosberg tidak pernah naik podium, begitu juga dengan musim berikutnya, tahun 2008.  Musim tersebut ia nyaris saja naik podium satu kalau tidak terkena sanksi saatsafety car masuk ke trek balapan.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>