Hayden, Ducati, dan Race Valencia

2. Hayden, Ducati, dan Race Valencia 1

Di race terakhir MotoGP akhir pekan mendatang, ada momen-momen yang sangat spesial untuk Hayden dan juga beberapa pebalap lain seperti Lorenzo dan Marquez. Pasalnya, di Valencia nanti, Hayden akan mengendarai Ducati miliknya untuk terakhir kali karena musim depan kontraknya dengan Ducati Racing Team sudah selesai dan tidak diperpanjang lagi. Tiga tahun sudah Hayden, pebalap Asal Amerika ini bergabung dengan Ducati namuntidak ada hasil yang menggembirakan selama itu. Namun kini di Race Valencia dia tetap bertekad memberi yang terbaik buat Ducati walau dia tahu Valencia bukanlah Sirkuit yang bersahabat dengan pembalap.

Namun bagi Hayden, Valencia merupakan momen yang paling penting baginya karena selain berpisah dengan Ducati, dia juga akan bergabung dengan tim Aspar. Hayden pernah berjaya di Valencia ini yaitu saat dia menjadi Juara dunia disini pada  tahun 2006. Trek yang sempit dan menantang jarang disukai oleh rider-rider lain namun bagi Hayden, sirkuit ini menyenangkan. Kepergian Hayden dari Ducati akan digantikan oleh Cal Crutchlow sementara bersamaan dengan itu manager Ducati Guareschi juga akan hengkang karena sudah dipinang oleh Valentino Rossi untuk mendoktori tim bentukannya, VR46.

Sirkuit Valencia yang akan menjadi ajang race terkakhir MotoGP 2013 akhir pekan depan juga merupakan ajang pertaruhan habis-habisan Lorenzo dan juga Marquez. Race Valencia akan menjadi saksi apakah Marquez dapatmenjadi juara dunia MotoGP termuda ataukah dia akan gagal. Sementara itu Lorenzo juga akan berjuang mati-matian agar Marquez tidak memenangi race terakhir ini walau hal tersebut tidak berarti Marquez tidak dapat menjadi juara dunia.

 

Pada Race di sirkuit Valencia akhir pekan depan, Marquez akan tetap menjadi juara dunia walau dia hanya finish di posisi empat dan tidak masalah siapapun yang akan menduduki podium satu sampai tiga di Valencia. Namun demikian Marquez harus berhati-hati karena banyak hal yang dapat terjadi di valencia besok termasuk resiko jatuh dan tidak masuk finish. Padahal jika Marquez berhasil finish saat race di Australia, sebenarnya Marquez berpeluang besar menjadi juara dunia di Motegi.

Di race Valencia Marquez seharusnya memang dapat agak santai apalagi mengetahui bahwa dia akan dapat menjadi juara dunia hanya dengan finish di posisi empat. Namun demikian dia berjanji untuk berjuang sekuat tenaga agar dapat menjadi juara race sekaligus menjadi juara dunia. Dengan memimpin 13 poin dari Lorenzo, Marquez berkesempatan besar menyaingi rekor Kenny Roberts yang menjadi juara dunia saat menjadi Roookie.

Marquez mengaku bahwa dirinya sudah tidak sabar lagi ingin menjajal motornya dan melintasi trek Valencia dimana dia dulu saat masih di Moto2 mempunyai prestasi yang bagus di trek ini. Kita tunggu apakah Marquez benar-benar menjadi juara dunia termuda, atau tidak.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>