Marc Marquez Mengambil Untung Dari Cedera Lorenzo dan Pedrosa

2. Marc Marquez Mengambil Untung Dari Cedera Lorenzo dan Pedrosa 1

Berita tentang Marc Marquez memang tidak pernah surut, setelah aksi agresifnya di Aragon Spanyol yang berbuntut banyak masalah baginya dan bagi Pedrosa. Kala itu aksi agresif Marquez berbuah jatuhnya Pedrosa dari motornya karena kabel traksi yang putus terkena senggolan Marquez. Setelah kejadian Marquez juga mendapat kecaman dari berbagai pihak dan terancam terkena sanksi yang akan diputuskan akhir pekan mendatang saat GP Malaysia.

Namun Marquez mampu mengambil untung dari semua hal yang dialaminya. Setelah Pedrosa jatuh, dia berhasil menyusul Lorenzo dan menjadi juara 1 pada GP Aragon minggu lalu. Selain itu sejak beberapa balapan terakhir Marquez mampu mengambil untung dari kebuntungan saingan terberatnya, Lorenzo dan rekan se-tim Pedrosa. Kedua pembalap tersebut sedang buntung karena mengalami cedera yang cukup mengganggu performanya musim ini.

Sang juara bertahan, Jorge Lorenzo musim ini mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cedera patah tulang selangka. Musim ini tercatat Dani Pedrosa telah dua kali jatuh begitu pula dengan Lorenzo. Namun begitu Marquez yang lebih sering jatuh daripada mereka berdua, baik di sesi latihan dan balapan hanya menderita beberapa luka kecil dan yang terparah hanya patah jari.

 

Marquez yang telah jatuh sebanyak 10 kali dan hanya menderita patah tulang membuat kedua pebalap senior itu iri. Mereka merasa telah berusaha sebaik mungkin dengan performa terbaik mereka namun belum cukup dan Marquez dengan lihai memanfaatkan momen cedera kedua pebalap senior ini dengan mencuri poin. Setelah kedua pebalap senior ini balik ke lintasan balap, mereka telah ketingalam poin yang sangat jauh dari Marquez. Saat ini Marquez ada di puncak klasemen dengan selisih yang cukup jauh dari posisi kedua.

Keunggulan Marc Marquez tidak hanya disebabkan oleh kebuntungan kedua pebalap senior Pedrosa dan Lorenzo namun juga karena Marquez selalu tampil dengan konsisten. Bisa dilihat dari beberapa balapan terakhir, performa Marquez memang menanjak tajam, bahkan dia bisa bersaing dan mengungguli pebalap utama Honda yang juga rekan se-timnya, Dani Pedrosa. Bahkan saat ini Marquez digadang-gadang menjadi calon juara dunia selanjutnya padahal dia adalah Rookie atau junior di tim Honda. Baru kali ini Marquez membalap di kelas MotoGP namun dia sudah menunjukkan performa yang luar biasa.

Namun karena dia Rookie dan dia berani bersaing dengan seniornya, Dani Pedrosa dan bahkan membuatnya terjatuh maka dia mendapat marah dari Bos Honda, Shuhei Nakamoto. Bos Honda berpendapat bahwa aksi Marquez terlalu berani dan membahayakan pebalap lain dan dia berharap Marc Marquez yang masih rookie harus mampu belajar dari para pebalap-pebalap senior agar dia bisa mengontrol emosi dan cara mengemudinya yang agresif tersebut agar kecelakaan seperti Aragon bisa dihindari.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>