Pernyataan Doohan mengiringi rumor kepergian Rossi

Pernyataan Doohan mengiringi rumor kepergian Rossi

Setelah lama menjadi ikon MotoGP dan berhasil meraih gelar juara dunia beberapa kali, kini Valentino Rossi dikabarkan akan segera memutuskan masa depannya di ajang MotoGP pada pertengahn 2014 nanti. Tentunya, jika sampai Rossi benar-benar pension maka Moto GP akan kehilangan daya pikat.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh sang mantan juara dunia 500 cc asal Australia, Mick Doohan. Dia mengatakan kalau rossi sudah lama menjadi ikon MotoGP, kepergiannya diprediksi akan membuat ajang balapan motor tersebut kekurangan daya pikat.

Masa depan Rossi di MotoGP memang jadi spekulasi karena kontrak dia bersama Yamaha akan segera berakhir di akhir musim 2014 ini. Dengan kondisi kesulitan bertarung melawan trio Jorge Lorenzo, Casey Stoner dan Marc Marquez, banyak pakar yang memprediksikan bahwa The Doctor akan memilih untuk menyudahi kariernya sebagai pebalap MotoGP.

Meskipun Rossi beberapa waktu lalu secara tegas telah membantah dirinya akan segera pensiun dari MotoGP, tapi rumor kepergiannya telah terlanjur santer beredar. Selain itu, rider asal Italia yang berusia 33 tahun itu, mengaku kalau dirinya masih punya hasrat besar untuk membalap dan menjadi juara dunia kembali.

Menurut pebalap asal Italia yang berusia 34 tahun itu, performanya pada musim ini memang kurang baik, rossi mengakui bahwa dia tidak bisa bersaing dengan dominasi para pembalap Honda,  tapi dia juga meminta kesempatan pada musim depan. Jika  memang di awal musim depan penampilannya tidak kunjung membaik, maka dia mengaku akan mempertimbangkan kelanjutan kariernya di MotoGP. Jika dirasa dia tidak cukup kompetitif untuk menghadapi para pembalalap yang berusia lebih muda darinya, Rossi membuka peluang pensiun.

Akan tampil habis-habisn dimusim depan

Managing Director Yamaha Lin Jarvis menilai kalau dimusim depan, Rossi akan tampil habis-habisan, mengingat di akhir musim 2014 tersebut kontraknya akan segera habis sehingga dia pun perlu membuktikan diri bahwa dia masih bisa unjuk gigi. Selain itu, dengan seamless transmission yang baru dipakai yamaha pada pertengahan musim lalu, Lin Jarvis optimis Rossi akan lebih baik baik lagi.

Ketika Honda sudah memakai teknologi seamless transmission pada girboks sejak musim 2011, Yamaha justru baru menerapkan terknologi tersebut pada motornya di pertengahan musim 2013 lalu. Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo baru bisa menikmati perangkat baru tersebut saat membalap di Misano.

Dengan memakai seamless transmission di enam seri balapan terakhir pada musim 2013, Jorge Lorenzo ternyata berhasil memenangi empat balapan dari enam kali balapan. Jika saja dipakai lebih awal, maka bukan tidak mungkin dia dan rossi bisa meraih kemenangan yang lebih banyak, bahkan mungkin Lorenz dan Rossi akanmendominasi MotoGP.

Seperti kita ketahui, di musim 2013 Rossi finish di posisi empat klasemen akhir setelah sering kalah bersaing dengan rekan setimnya sendiri, Jorge Lorenzo, dan dua pebalap Repsol Honda Dani Pedrosa dan Marc Marquez.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>