Sistem Penalti Poin MotoGP di musim 2014

Sistem Penalti Poin MotoGP di musim 20142

Balapan MotoGP dari tahun ke tahun terus mengalami perubahan regulasi demi keselamatan rider yang bertarung di lintasan sirkuit, maka dari itu pihak penyelenggara MotoGP terus mencari solusi terbaik demi mengurangi kecelakaan dari musim ke musim dan mengurangi kecelakaan fatal yang bisa merenggut nyawa rider MotoGP melayang, karena balapan MotoGP penuh dengan resiko yang sangat tinggi kesalahan sedikit bisa berakibat fatal. Menyambut musim 2014 yang akan segera bergulir, FIM (Federation International Motorsports) merevisi aturan sistem penalti poin MotoGP yang akan diterapkan dimusim 2014 nanti. Mengenai poin penalti yang tidak akan dihapuskan pada akhir musim seperti musim 2013, dimana poin penalti akan diberikan oleh Race Direction kepada rider yang melakukan pelanggaran di lintasan sirkuit. Poin yang akan diterima rider antara 1-10 jika membahayakan rider lain atau melakukan pelanggaran yang sangat serius sehingga bisa menyebabkan rider lain cedera.

Poin akan terakumulasi dengan hukuman jika sudah mencapai empat poin hukuman yang akan diterima rider adalah start dari posisi paling belakang. Jika sudah mencapai tujuh poin rider akan melakukan start dari pitlane dan jika rider sudah mencapai poin sepuluh maka rider akan di diskualifikasi dari balapan. Berbeda dengan musim 2013 setiap poin penalti yang diberikan akan dihapuskan dari catatan rider di akhir musim. Di tahun 2014 nanti hukuman akan tetap ada di catatan rider selama satu tahun atau 365 hari, setelah itu baru dihapuskan. Hal ini berarti bahwa rider akan memiliki perhitungan poin penalti bergulir dengan poin baru yang ditambahkan pada musim berikutnya bergulir.

 moto gp

Regulasi yang juga mengalami perubahan di musim 2014 nanti pihak penyelenggara MotoGP, tim-tim yang berkompetisi di MotoGP boleh menurunkan empat rider sekaligus. Mengenai restart balapan yang terganggu mulai musim 2014 masih tidak ada ketentuan dalam peraturan untuk balapan yang akan di restart. Di musim 2014 restart yang terputus kurang dari lima lap akan di restart lagi. Di kelas Moto3 dan kelas Moto2 akan ada dua kali maksimal restart. Berbeda di kelas MotoGP Race Direction akan memberikan otoritas lebih lebih dari dua restart sesuai dengan keadaan. Menganalisa rincian restart balapan di MotoGP akan lebih diperinci lagi dalam peraturan FIM.

Untuk tim-tim peserta MotoGP yang mau protes  kepada Race Direction mengenai hasil balapan dibatasi hanya 30 menit yang sebelumnya diberikan batas waktu satu jam. Peserta yang terlibat harus mengumumkan secara lisan dalam waktu 30 menit kepada Race Direction. peserta MotoGP kemudian memiliki batas waktu satu jam dari penerbitan hasil untuk mengkonfirmasi protes peserta MotoGP secara tertulis yang mengumumkan bahwa peserta MotoGP memutuskan untuk tidak melanjutkan protesnya.

 moto gp

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>