Poin Dobel F1 Dianggap Konyol dan Memalukan

Poin Dobel F1 Dianggap Konyol dan Memalukan

FIA telah mengesahkan beberapa aturan terbaru yang akan langsung diberlakukan musim 2014 mendatang. Salah satu yang dinilai akan berpengaruh besar adalah peraturan dobel poin yang akan didapat pebalap pada seri terakhir.

Kesepakatan tentang beberapa aturan baru F1 untuk musim 2014 tersebut telah tercapai dalam sebuah pertemuan di Paris. Dikutip dari Autosport, F1 Strategy Group dan Formula One Commission telah mencapai kesepakatan secara bulat.

Pemberian poin dobel pada seri terakhir akan dilakukan demi membuat setiap seri balapan F1 berjalan seru hingga musim berakhir. Sebagai catatan, di musim 2013 ini Sebastian Vettel sudah terlebih dahulu mengunci gelar juara tiga seri sebelum musim 2013 berakhir.

Dengan diberlakukan aturan baru tersebut, maka sang pemenang di GP Abu Dhabi (seri terakhir di musim 2014) akan mendapatkan tambahan 50 poin. Sementara runner up akan mendapatkan tambahan 36 poin, begitu seterunya sampai pembalap yang finis ke-10 mendapatkan dua poin.

Poin dobel pada seri terakhir tersebut bukan hanya akan didapat oleh pembalap, karena aturan yang sama juga diberlakukan pada klasemen konstruktor.

Aturan Tentang Penggunaan Nomor Mobil

Poin Dobel F1 Dianggap Konyol dan Memalukan

Aturan lain yang telah disahkan dalam pertemuan tersebut adalah temtang penggunaan nomor yang akan dipakai para pembalap sepanjang karier mereka di F1. Seluruh pebalap akan dibebaskan untuk memilih antara nomor 1 sampai 99 untuk dipakai di mobil mereka sepanjang musim 214 mendatang. Khusu Nomor 1 akan ditawarkan terlebih dahulu kepada sang juara dunia, namun jika dia akan memakai nomor yang lain maka itu diperbolehkan.

Jika ada dua pembalap yang menginginkan nomor sama, maka yang akan berhak menggunakan nomor tersebut adalah driver yang pada musim sebelumnya mempunyai posisi lebih baik di klasemen pembalap.

Ketetapan lain juga yang ikut diputuskan adalah soal pembatasan untuk pengeluaran setiap tim mulai di musim 2015. Selain itu, dalam kesempatan yang sama diperkenalkan juga penalti selama lima detik untuk driver yang dianggap melakukan kesalahan ketika berada di lintasan  balap.

Disisi lain, aksi menentang terhadap aturan baru FIA tentang poin dobel di seri terakhir F1 terus berdatangan. Yang terakhir memberi komentar adalah Eddie Irvine, yang menyebut peratutan tersebut memalukan, konyol dan sangat gila.

Bahkan menurut Eddie, F1 sudah keluar dari jalannya. Itu justru membuat Eddie tidak akan menonton F1 sampai aturan tersebut dihapuskan.

Selain itu, penerapan poin ganda untuk seri penutup juga dapat kecaman dari Sebastian Vettel dan Red Bull. Menurutnya aturan baru tersebut akan membuat perjuangan pembalap sejak awal musim akan hilang begitu saja ketika mereka kalah di laga penutup.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>