Cara Valentino Rossi Membantu Pembalap Muda

2.Cara Valentino Rossi Membantu Pembalap Muda1

Selama ini, Italia dan Spanyol dikenal sebagai rival namun dengan olahraga khususnya Moto GP, kedua negara ini menjadi rekan dan menjalin kerjasama. Hal ini terkait dengan adanya kerjasama antara perusahaan dimana Valentino Rossi bernaung, VR46 dengan Tim Aspar yang merupakan tim milik mantan pembalap Moto GP, Jorge Martinez. Kerjasama ini bergerak dalam program pengembangan pembalap khususnya untuk talenta muda di kedua Negara tersebut. Salah satu perjanjian yang disepakati adalah VR46 akan menjaring para pembalap muda Italia untuk kemudian tampil di ajang-ajang kejuaraan di Spanyol dengan bantuan Aspar.

Rossi sendiri menyatakan bahwa tim besutan Jorge Martinez ini sangat hebat. Ia sudah mengetahui perkembangan dan seluk beluk tim Aspar sejak masih membalap di GP 125. Dengan informasi tersebut akhirnya pihak Valentino Rossi sepakat menjalin kerjasama dengan pihak Aspar. Secara konkrit, pihak Aspar akan mengatur akademi balap di Italia untuk menjajal ajang kejuaraan di Spanyol.

Tentu saja, ini menjadi peluang emas bagi para pembalap muda untuk merintis karir mereka. Mereka bisa belajar menjadi pembalap yang sukses karena akan dibina oleh tim profesional asal Spanyol ini. Tingkat profesionalisme Tim Aspar ditunjukkan dengan menjadi manajemen terbaik di MotoGP. Bahkan, saat ini mereka sudah menurunkan tim balap untuk semua kelas.

Tim tersebut termasuk Mapfre Aspar di kelas Moto 3 dan Moto 2. Mereka juga sudah menurunkan Power Electronics Aspar untuk kelas MotoG. Pembalap muda memang sangat memerlukan pelatihan semacam ini. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan perfoma mereka saat bertanding di sirkuit tetapi juga meningkatkan ritme mereka layaknya riders profesional.

Diharapkan dengan kerjasama ini akan muncul Valentino Rossi lain di masa yang akan datang bahkan melebihi prestasi pendahulunya tersebut. Valentino Rossi juga mengomentari soal hasil balapan pada MotoGP seri Aragon. Ia menyatakan bahwa Marquez harusnya dilarang untuk balapan selama 3 musim. Hal ini tidak perlu terjadi jika Marquez tidak terlalu agresif.

Kala itu, Marquez menyenggol Pedrosa dari belakang. Insiden ini mengakibatkan kabel kontrol atraksi pada motor Pedrosa terputus. Akhirnya, Pedrosa harus terjatuh dan gagal menyelesaikan race hari itu. Dengan melakukan pelatihan-pelatihan seperti yang dilakukan oleh Tim Aspar dan Rossi maka diharapkan insiden-insiden yang berbahaya dapat dikurangi.

Setidaknya, pembalap muda tersebut mampu menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang terlalu berbahaya baik untuk dirinya sendiri ataupun lawan-lawan mereka. Kontrak Rossi sendiri dengan Yamaha akan berakhir tahun depan tapi kemungkinan besar kontrak The Doctor akan diperpanjang hingga akhir 2016. Semoga saja dengan adanya kerjasama seperti ini maka akan muncul pembalap-pembalap berbakat masa depan yang akan memeriahkan dan memberi warna tersendiri pada ajang MotoGP.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>