Roma Sensasional!

Italy Soccer Serie A

Siapa yang menyangka sebelumnya AS Roma akan mendapatkan hasil sensasional seperti sekarang ini. Jika kita menilik lagi pada musim panas lalu ketika bursa transfer berjalan, banyak yang meragukan kemampuan tim ibu kota Italia ini. Kehilangan pemain kunci macam Erik Lamela dan Pablo Osvaldo tentu saja membuat banyak orang berpikir Roma akan kesulitan bersaing dengan langganan penghuni papan atas Serie A. Tapi semua prediksi kini terbantahkan setelah Roma melalui awal musim ini dengan start yang sensasional dengan mencatatkan rekor bagus yaitu Sembilan kemenangan beruntun.

Kemenangan kesembilan Roma diraih Minggu (27/10) ketika sebuah gol dari Michael Bradley sudah cukup untuk membawa Roma mengalahkan Udinese di Friuli, markas Udinese. Skor 1-0 itu juga menambah panjang rekor mentereng Roma yang hingga pertandingan terakhir kemarin hanya kebobolan sebuah gol. Hanyalah pemain Parma Jonathan Biabiany yang sukses menjebol gawang Roma yang kini dijaga oleh mantan penjaga gawang Napoli, Morgan De Sanctis ketika Roma berhadapan dengan Parma yang berakhir dengan skor 3-1.

Sebuah fakta menarik yang membuktikan racikan pelatih Rudi Garcia memang sukses merubah Roma menjadi tim yang lebih kuat dibandingkan tahun lalu.  AS Roma bermain dengan gaya berbeda dan benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai calon penantang untuk gelar juara Liga Italia musim ini. Rekor start yang dibuat Roma ini  sama dengan yang dibuat oleh Juventus di musim 2005. Pemain-pemain yang datang di bursa transfer, meskipun tidak dengan bandrol yang mahal ternyata efektif menambal kelemahan-kelemahan yang ada di musim lalu.

Di lini belakang misalnya, selain De Sanctis yang sudah disebutkan sebelumnya, Roma mendatangkan pilar lini belakang Udinese Mehdi Benatia. Duet Benatia dan bek asal Brazil, Leandro Castan membuat lini belakang Roma menjadi sangat kokoh. Jangan lupakan pula kedatangan pemain Belanda Kevin Strootman yang bahu membahu bersama pilar-pilar musim lalu yang masih bertahan di Roma

Selain rekor kemenangan dan tak kebobolan yang sangat baik. Roma, bersama Inter Milan tercatat sebagai tim dengan produktivitas paling baik dengan jumlah gol mencapai 23. Dari jumlah gol sebanyak itu, tak ada pemain yang mendominasi dan menunjukkan Roma tidak mengandalkan satu pemain saja dalam mencetak gol. Tercatat Alessandro Florenzi mencetak 4 gol, diikuti pemain – pemain lain yaitu Miralem Pjanic, Francesco Totti dan 2 pemain yang baru datang di musim ini yaitu Adem Ljajic (dari Fiorentina) dan Gervinho (dari Arsenal) yang masing-masing telah mencetak 3 gol.

Penggemar AS Roma terutama di Indonesia pasti akan bertambah senang karena pada 14 November mendatang, Roma akan datang dan bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta dalam sebuah laga Battle of Gladiator.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>