Zidane, Pemain Legendaris Timnas Perancis

Zidane, Pemain Legendaris Timnas Prancis

Perancis merupakan salah satu negara yang kemajuan sepakbolanya sudah mendunia. Negara tersebut sudah sempat menorehkan sejarah merebut titel prestisius Piala Dunia di tahun 1998 silam. Jika berbicara pemain legendaris Timnas Perancis, tentu jumlahnya tidaklah sedikit. Anda tentu ingat dengan sepak terjang Thierry Henry, Patrick Vieira, Fabien Barthez dan sebagainya. Namun jangan sampai lupa dengan jenderal lapangan tengahnya yaitu Zinedine Zidane. Pemain yang bernama lengkap Zinedine Yazid Zidane tersebut merupakan sosok pemain penting Timnas Prancis berdarah Aljazair ketika itu. Awal karir Zidane ketika masih bermain bersama klub Liga Prancis, AS Cannes. Karirnya mulai melejit setelah hijrah ke klub Prancis juga, Girondins Bordeaux. Tak ayal, dengan kemampuan terbaiknya di Bordeaux membuat tim nomer satu di Liga Italia, Juventus kepincut untuk memilikinya. Dan dipuncak karir sepakbolanya, Zidane resmi bergabung dengan tim sekelas Real Madrid dan di klub tersebut dirinya memutuskan untuk pensiun tepatnya di musim 2006 silam.

Publik sempat terkagum-kagum dengan beberapa aksi briliantnya di lapangan tatkala Timnas Prancis berlaga di ajang sekelas Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Gelar pemain terbaik dunia pun pantas diterima pemain yang akrab disapa Zizou itu. Salah satu keahlian Zizou adalah ketika dirinya membawa bola dan ingin melewati pemain lawan. Penguasaan bola dan dribelnya dianggap paling berkelas untuk seukuran pemain sepakbola profesional. Saat ini Zizou sudah berpasangan dengan Veronique Zidane dan sudah dikaruniai 4 orang anak. Bakat sepakbolanya memang mulai terlihat ketika dirinya masih kecil. Zizou yang lahir di kota Marseille tersebut tumbuh dan besar di daerah La Castellane. Uniknya, walaupun Zizou lahir di Marseille dirinya tidak langsung bergabung dengan klub Olympique Marseille. Bakat terpendamnya mulai terlihat ketika masih berumur 14 tahun. Seorang pencari bakat sudah sangat antusias dengan kemampuan Zizou dan langsung memasukkannya ke klub AS Cannes muda.

zidane

Predikat sebagai pemain termahal pun sempat juga dirasakan oleh Zidane. Hal tersebut terjadi ketika dirinya resmi menerima tawaran dari Real Madrid dengan transfer sebesar 66 Juta euro. Yang tentu tidak terlupakan bagi publik Real Madrid, tatkala Zidane berhasil mengubah keadaan dengan golnya di penghujung waktu pertandingan. Real Madrid yang bertanding melawan klub Jerman, Bayer Leverkusen berhasil memetik kemenangan emas 2-1 dan mengantarkan Real Madrid menjuarai Liga Champions musim 2001-2002 silam. Tak lama kemudian, Zidane secara tiba-tiba memutuskan untuk gantung sepatu tepatnya ketika ajang Piala Eropa 2004 silam.

Namun, Timnas Prancis kala akan berlaga di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2006 memiliki masalah pelik dalam timnya. Sosok sentral lapangan tengah seperti Zidane ternyata sangatlah diperlukan untuk bisa membantu timnya tersebut. Tak ayal ketika masuk bulan Agustus 2005 Zidane mengumumkan bahwa dirinya akan segera kembali merumput bersama Timnas Prancis dan nantinya akan resmi mundur ketika ajang Piala Dunia tersebut sudah berakhir.

 zidane

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>