5 Pemain Naturalisasi Yang Melempem

3.5 Pemain Naturalisasi Yang Melempem.2.ruben wuarbanaran

Program prestigious untuk menaturalisasi para pemain berbakat yang dijalankan oleh PSSI sudah menghasilkan beberapa pemain yang menjadi andalan di timnas kita. Namun ternyata ada juga lho pemain pemain naturalisasi yang gagal total. Nah, Siapa saja mereka? Inilah lima pemain hasil naturalisasi yang gagal itu menurut saya.

1. Jhonny Van Beukering

  

Jhonny Van Beukering hanya tercatat sempat membela Timnas Indonesia cuma dua kali sejak ia memiliki paspor Indonesia. Yaitu ketika Timnas melawan Timor Leste di friendly match dan saat melawan Malaysia di Piala AFF 2012. ia resmi memegang paspor Indonesia  sejak tanggal 10 Oktober 2011,

Namun di dua pertandingan itu Baukering tak menunjukkan peran signifikan terhadap tim. Yang menjadi kelemahan utama Jhonny Van Beukering saat ini adalah bentuk fisiknya yang sekarang sudah tak ideal lagi. Tubuhnya tampak tambun kegemukan dan hal ini tentu membuat pergerakannya menjadi lambat walau sebenarnya dia punya naluri sebagai penyerang yang baik.

 

2. Ruben Wuarbanaran

Ruben Wuarbanaran resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada bulan Juni 2011. Pemain ini datang bersama Diego Michels dan Joey Suk.  Sebenarnya ia diproyeksikan untuk tampil di kejuaraan SEA Games 2011 lalu di Jakarta. Namun sayang, dia cuma ditampilkan sekali untuk membela timnas U-23. Hal ini dikarenakan pemain yang beroperasi di posisi belakang ini kurang menonjol kemampuannya di banding talenta lokal. Performa Ruben tak jauh jauh beda dengan pemain-pemain asli Indonesia.

3. Tonnie Cussell

Tonnie Cussell resmi menjadi warga Negara Indonesia pada bulan Oktober 2011. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini pernah memperkuat klub GVVV di Topklasse. Dia diharapkan akan mampu menambah gebrakan dan kreatifitas untuk menyebar bola di lini tengah tim nasional. namun lagi-lagi pemain naturalisasi ini ternyata gagal untuk bersaing dengan pemain pemain lokal. Cussell belum mampu menempati posisi pemain utama di Piala AFF 2012 lalu. Kemampuannya dalam menguasai bola masih kalah jauh dibanding gelandang ge;andang asli Indonesia dan dia pun memilih untuk mudik kembali ke Belanda.

4. Kim Jeffrey Kurniawan

Dia menjadi WNI tepat pada 6 Desember 2010, namun pemain yang baru berusia 23 tahun ini ternyata kemampuannya tak terlalu spesial. Bentuk tubuhnya yang terlalu mungil membuatnya sulit untuk bersaing menjadi andalan lini belakang timnas Indonesia. karena lini belakang membutuhkan kekuatan fisik dan juga kecepatan. Dia hanya tampil sekali dengan timnas U-23 dan itupun tak terlalu impresif.

5. Joey Suk

Pemain naturalisasi yang datang satu gelombang dengan Cussel dan Diego Michiels ini gagal membela timnas bukan karena factor fisik maupun kemampuan yang kurang mumpuni, beda dengan yang lain Joey Suk ini adalah pemain berbakat berusia 24 tahun yang selalu kesulitan untuk mendapat izin dari klub tempatnya bermain saat ini. Joey Suk juga sempat ikut seleksi Timnas U-23 untuk SEA Games 2011. namun saat itu timnya Go Ahead Eagles menolak untuk melepaskannya karena sedang sangat membutuhkan servis pemain gelandang ini.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>