5 Pelatih Sepakbola Ternama yang Tidak Berbakat Sepakbola

3.5 Pelatih Sepakbola Ternama yang Tidak Berbakat Sepakbola.3

Pelatih sepakbola yang hebat biasanya selalu dianggap memiliki skill sepakbola yang hebat juga. Namun, tidak ada fakta yang menunjukkan bahwa menjadi seorang pelatih yang hebat harus lebih dulu memiliki jam terbang yang tinggi dan prestasi yang gemilang sebagai pemain. Paling tidak, 5 orang pelatih yang berada dalam daftar di bawah ini sudah membuktikan bahwa pelatih hebat tidak harus menjadi pemain hebat.

Arsene Wenger

Pelatih Arsenal ini sudah diperkenalkan dengan dunia sepakbola sejak ia masih berusia 6 tahun oleh ayahnya. Dalam kiprahnya sebagai pemain, Wenger hanya pernah bergabung dengan klub amatir di Perancis. Ia justru lebih banyak mendapatkan pengetahuan seputar sepakbola dari bangku pendidikan. Pada tahun 1981, Wenger telah menyelesaikan gelar diploma kepelatihannya.

Tiga tahun kemudian, Wenger dipercaya untuk melatih sebuah tim kecil di Liga Perancis yaitu Nancy. Ia juga pernah mendarat di AS Monaco pada tahun 1987 – 1994. Selanjutnya ia juga pernah menangani Nagoya Grampus, sebuah klub liga Jepang dari 1995-1995. Setelah itu, pelatih yang biasa dijuluki dengan The Professor ini menjadi pelatih di Arsenal dan masih aktif hingga saat ini.

Gerrard Houllier

Houllier sebelum menjadi pelatih pernah bekerja menjadi tenaga pengajar, Ia bahkan sempat diberi kepercayaan untuk memimpin sekolah di Perancis. Tetapi, takdir Houllier nampaknya bukan di dunia pendidikan.

Di usia 26 tahun, Houllier banting setir dan menjadi pengatur strategi lapangan hijau. Dalam karirnya sebagai pelatih Houllier pertama kali menangani sebuah klub sepakbola pada tahun 1976 bernama Le Touquet Athletic Club.

Carlos Alberto Parreira

Parreira pernah menjadi pelatih untuk lima timnas. Dari kelima Timnas tersebut, Brasil merupakan yang paling sukses. Parreira mempersembahkan tiga gelar untuk tim Samba yakni Piala Dunia tahun 1994, Copa Amerika, pada 2004, dan Piala Konfederasi pada tahun 2005.

Walaupun ia adalah pelatih yang hebat, Parreira sebelumnya tidak pernah menjadi pemain sepakbola. Sebelum menjadi pelatih sepakbola, ia justru menjadi pelatih kebugaran tim.

Arrigo Sacchi

Pelatih yang satu ini dikenal karena kesuksesannya mengantarkan AC Milan menjadi tim sepakbola yang mendunia. Pada masa awal menjadi pelatih, kemampuan Sacchi sempat diragukan oleh sebagian orang. Alasannya cukup sederhana yaitu dia dianggap tidak berpengalaman karena ia adalah mantan pemain amatir. Sebelum menjadi pelatih, Sacchi juga pernah mencoba menggeluti profesi sebagai sales sepatu.

Jose Mourinho

Pelatih ini tentu sudah tidak asing lagi. Ia sangat lihai dalam mengatur strategi agar tim asuhannya dapat menjadi juara. Namun, kesuksesannya sebagai pelatih itu tidak pernah ia rasakan saat menjadi pemain. Mourinho pernah menjadi pemain dalam beberapa klub lokal Portugal.

Namun, ia selalu gagal dan mendapat penolakan. Gagal menjadi pemain, ia pun mulai masuk ke jajaran manajemen. Dengan ilmu psikologi yang ia pelajari saat kuliah, ia pun kemudian memadukannya dengan metode kepelatihan sepakbola yang ia dapat saat menjadi pemain. Hasilnya, Mourinho pun perlahan mendapat kepercayaan untuk menjadi pelatih sepakbola.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>