Penghormatan untuk Carlos Puyol Sang Kapten El Barca

Penghormatan untuk Carlos Puyol Sang Kapten El Barca1

Di sukai kawan dan disegani lawan mungkin itulah yang menggambarkan sosok Carles Puyol. Bek untuk tim Barcelona ini dihormati oleh para rekan-rekannya dalam satu tim di Barcelona bahkan para pemain dari tim lain yang pernah menjadi lawan tanding tim Barcelona juga menaruh hormat pada pesepakbola berusia 35 tahun ini. Sebut saja pesepakbola sepert Ronaldo menyebut Puyol sebagai sosok sang kapten sebagai icon untuk tim Barcelona. Nama besar pesepakbola lainnya yang menaruh hormat pada Puyol adalah Cesc Fabregas yang menyebut Puyol sebagai kapten tak tergantikan di Barcelona.

Puyol memutuskan untuk hengkang dari klub yang selama ini ia bela Barcelona walaupun masa habis kontrak belum habis. Sejatinya masa kontrak Puyol di Barcelona berakhir pada tahun 2016 namun kedua belah pihak baik Carles Puyol dan management klub Barcelona menyepakati untuk putus kontrak. Keputusan ini diambil karena Puyol menyadari performanya kian menurun bukan karena faktor usia melainkan karena berbagai cedera yang ia alami selama beberapa musim dan laga terakhir. Keputusan tersebut ia umumkan pada hari Selasa kemarin tanggal 4 Maret 2014 dalam sebuah konferensi pers.

Puyol menyadari bahwa cedera yang ia alami sangat mengganggu performanya di lapangan. Memang Puyol pernah menjalani operasi lutut sebanyak dua kali dengan harapan ia dapat bermain seperti semula namun kenyataannya berkata lain. Operasi lutut tidak bisa mengembalikan performanya sehingga penampilannya masih jauh dari yang ia sendiri harapkan. Mengenai apa yang akan ia lakukan setelah putus kontrak dari Barcelona Puyol sendiri mengakui bahwa ia masih belum tahu. Yang pasti Puyol akan beristirahat dan fokus pada proses pemulihan sembari memikirkan apa yang kelak akan ia lakukan di masa depan.

sepak bola, gila bola, olahraga, carlos puyol, el barca

Puyol sudah menghabiskan waktu yang lama bergabung dalam klub Barcelona, kurang lebih sekitar 15 tahun. Pertama ia bergabung dalam akademi di Barcelona pada tahun 1995 lalu empat tahun kemudian ia baru bisa masuk ke tim inti Barcelona. Sudah banyak laga yang ia jalani bersama rekan-rekan satu timnya di Barcelona dan tentunya juga ada banyak prestasi yang ia raih di lapangan. Puyol meraih enam gelar dalam La Liga, 21 trofi kemenangan, 2 trofi Copa del Ray dan 3 gelar dalam Liga Champions.

Vicente de Bosque selaku pelatih tim nasional Spanyol mengatakan bahwa Puyol adalah figure yang layak untuk dicontoh sebagai pemimpin baik di luar lapangan maupun di dalam lapangan. Hal senada diungkapkan oleh bek Barcelona Jordi Alba, bahkan Alba merasa bangga bisa bermain dalam satu tim bersama sang kapten. Sedangkan Cesc Fabregas rekannya di lapangan dalam satu tim menyatakan salut atas keberanian Puyol untuk mengambil keputusan untuk berhenti dan memutus kontrak di saat dia masih menyandang masa kontrak. Fabregas juga melihat sosok Puyol sebagai pemain yang enerjik sekalipun sudah berusia 35 tahun.

sepak bola, gila bola, olahraga, carlos puyol, el barca

BACA JUGA:

AC Milan Masih Optimis Lolos Ke Perempatan Final Liga Champions

Inter Millan vs Calliagri Antara Pertandingan Seru Dan Tak Seimbang

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>