UEFA Siap Perkarakan Pellegrini

UEFA

Tudingan pelatih Manchester City Manuel Pellegrini terkait keberpihakan wasit kepada tim lawan akhirnya direspon oleh UEFA. Hanya saja respon dari UEFA tidak seperti yang diharapkan oleh Manuel Pellegrini karena EUFA malah mendakwa Pellegrini. Sebelumnya Pellegrini melontarkan kritik yang sangat pedas kepada wasit Jonas Eriksson dikala memimpin laga antara anak asuh Pellegrini melawan Barcelona.

Pada pertandingan tersebut memang Manchester berhasil dikalahkan oleh El Barca dengan skor 2-0 tanpa balas. Yang membuat Pellegrini berang adalah keputusan wasit yang mengganjar kartu merah sehingga timnya kehilangan seorang pemain. Tidak hanya itu saja, Manchester City harus merasakan kekalahan akibat hukuma pinalti atas perintah wasit.

Secara keseluruhan Pellegrini melihat bahwa Jonas Eriksson terkesan lebih memihak Barcelona bahkan sebelum laga dimulai. Tentu saja kritik Pellegrini tersebut kemudian menjadi kontroversi di berbagai kalangan di dunia sepakbola, bahkan Busquet menyebut Pellegrini sebagai pecundang karena tidak bisa menerima kekalahan timnya.

Memang beberapa saat yang lalu Pellegrini sempat meminta maaf atas kritik pedasnya kepada Jonas Eriksson. Dikatakan bahwa Pellegrini mengalami kekalutan karena kekalahan dari anak buahnya  sehingga ia kemudian mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak ia katakan. Sebagai justifikasinya Pellegrini mengatakan bahwa kritikan tersebut tidak ia tujukan untuk wasit, tidak pula untuk UEFA dan tidak untuk siapapun.

 UEFA, pellegrinni, berita bola, berita olahraga, manchester city

Masih dalam pembelaannya Pellegrini mengatakan bahwa ia tidak pernah mengatakan Jonas adalah wasit yang buruk tetapi itu adalah hari yang buruk bagi Manchester City dan kebetulan Jonas yang memimpin laga tersebut sebagai wasitnya. Pellegrini memahami bahwa tugas wasit tidak mudah karena harus memberikan keputusan dengan akurat dan lebih cepat daripada kamera televisi. Pellegrini menyadari bahwa wasit tersebut tidak berniat memihak Barcelona dan merugikan Manchester City.

Permintaan maaf dan pembelaan tersebut berbanding terbalik dengan apa yg ia kritik pada waktu lalu. Mungkin inilah kenapa kemudian permintaan maaf dari Pellegrini ini tidak mendapat respon positif bahkan EUFA tetap secara resmi mendakwa Pellegrini. Kasus yang melibatkan Pellegrini ini rencananya akan diselesaikan dalam sidang pada tanggal 28 Februari 2014 ini.

Sanksi-sanksi sudah menanti Pellegrini apabila dalam persidangan nanti dia terbukti bersalah. Pellegrini akan dikenai sanksi denda sejumlah uang dan dilarang untuk mendampingi tim asuhannya tersebut. Pellegrini juga tidak diperbolehkan memberikan arahan sebelum pertandingan atau saat jeda waktu istirahat. Sanksi tersebut tentu saja cukup mengerikan bagi Manchester City karena mereka seperti bermain sendiri tanpa asuhan dari pelatih.

UEFA sendiri saat ini memulai investigasi dan membuka masukan-masukan terkait konferensi pers maupun statemen Pellegrini yang sudah pernah terekam dalam berbagai media terkait pertandingan antara Manchester City melawan Barcelona. Dakwaan UEFA terhadap Pellegrini sendiri lebih mengarah ke pelanggaran prinsip-prinsip umum bertingkah laku.

UEFA, pellegrinni, berita bola, berita olahraga, manchester city

BACA JUGA:

UEFA Sepakat Untuk Menyelidiki Kritik Pedas Dari Pellegrini

Barca Tekuk Manchester City 2-0

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>