5 Cedera Paling Parah Sepanjang Sejarah Dunia Tinju

tinju

Olahraga tinju merupakan satu dari sekian banyak cabang olahraga yang memiliki resiko cedera sangat besar. Namun betapapun besarnya resiko yang ditanggung, olahraga tinju tidak pernah sepi akan peminat. Dan diantara sekian banyak wajah-wajah babak belur di setiap pertandingan tinju, berikut ini adalah 5 cedera terparah yang pernah terjadi di dunia ring tinju.

1. Mike Tyson vs. Evander Holyfield (1997)

Pada laga perebutan gelar tinju dunia ini, Holyfield mengalami cedera serius pada telinga kirinya setelah dengan sengaja digigit oleh Tyson. Laga tersebut langsung dihentikan. Menurut keterangan tim dokter, telinga Holyfield robek dan terputus sebagian karena kerasnya gigitan Tyson. Tyson pun di diskualifikasi dari pertandingan yang berarti gelar jatuh ke tangan Holyfield. Sejak menerima sanksi dari otoritas Tinju Dunia, karir Tyson pun langsung merosot tajam. Peristiwa ini tetap dikenang hingga saat ini.

2. Becky Zaerlentes vs. Heathet Schmitz (2005)

Di pertandingan tinju wanita ini, Becky Zaerlentes meninggal di tangan lawannya, Heatlet Schmitz. Ditengah pertandingan, Heatlet menghantam kepala Becky dengan keras tanpa sempat ditangkis, sehingga menyebabkan Becky terhempas dengan keras menghujam kanvas arena. Dia jatuh tak sadarkan diri. Tim Dokter pun langsung bergegas memeriksa keadaannya. Namun sayangnya Becky tak pernah sadar lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya beberapa jam kemudian. Becky pun tercatat sebagai atlet tinju wanita pertama yang meninggal di ring tinju.

 tinju, pertandingan tinju, olahraga ekstrem, berita olahraga

3. Frankie Campbell vs. Baer Max (1930)

Frankie Campbell mengalami cedera yang berujung pada kematiannya saat melawan Baer Max di San Fransisco. Pada saat itu, Frankie menerima pukulan telak dari Baer di daerah kepalanya, sehingga mengakibatkan cedera sangat parah, bahkan hingga sebagian otaknya keluar dari tengkoraknya. Dia dinyatakan meninggal pada hari berikutnya. Menyusul kejadian tersebut, Baer sempat di hadapkan pada pengadilan dan dituntut pembunuhan. Namun karena tidak adanya faktor kesengajaan, akhirnya dia hanya dikenai sanksi untuk menyerahkan semua penghasilannya dari bertinju kepada keluarga Frankie.

4. Benny Paret vs. Griffith (1962)

Benny Paret mengalami koma dan meninggal setelah bertarung dengan Griffith. Pada laga yang berlangsung 12 ronde tersebut, Paret mengalami kelelahan dan hanya mampu berlindung saat Griffith menghujamnya dengan pukulan bertubi-tubi. Pada ronde terakhir tersebut, Paret setidaknya menerima 29 pukulan dengan intensitas 12 pukulan setiap 6 detik. Begitu Griffith menghentikan pukulannya, Paret langsung roboh tak sadarkan diri. Dia dinyatakan koma oleh tim dokter dan meninggal beberapa menit kemudian.

5. Richard Grant vs. James Butler (2001)

Pertandingan yang seharusnya menjadi bagian dari acara amal dan penuh persahabatan tersebut berakhir dengan kericuhan saat Butler meninju rahang Richard Grant tanpa mengenakan sarung tinju. Akibatnya, rahang Grant pun dilaporkan patah, lidahnya sobek, dan beberapa jahitan disekitar wajah Grant. Atas tindakan tidak sportifnya, Butler pun ditangkap dan didakwa atas kasus penyerangan diatas ring.

tinju, pertandingan tinju, olahraga ekstrem, berita olahraga

BACA JUGA:

Top 5 Extreme Player Di Ajang X-Games

Profil Binaragawan Ade Rai

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>