Indonesia Sebagai Tuan Rumah Lomba BMX Dan MTB Tingkat Asia

bmx

Indonesia boleh berbangga hati karena pada tahun ini menjadi tuan rumah bagi kejuaraan BMX dan MTB Asia 2014. Sekalipun BMX dan MTB tidak sepopuler olahraga seperti sepakbola ataupun bulutangkis namun pada tahun ini Indonesia boleh berbesar hati karena laga sepeda bergengsi tidak hanya digelar satu kali tetapi dua kali sekaligus dalam tahun yang sama.

Ajang lomba BMX tingkat Asia tersebut direncanakan akan di gelar pada bulan Juni mendatang atau lebih tepatnya sekitaran tanggal 23-24 Juni tahun ini. Sedangkan kejuaraan untuk MTB rencananya akan diselenggarakan setelahnya atau pada tanggal 28-29 Juni 2014. Keputusan untuk menggelar ajang sepeda bergengsi tersebut diambil dalam Pertemuan Konfederasi Balap Sepeda Asia yang diselenggarakan di New Delhi India pada  hari Selasa 12 Maret tahun lalu.

Dalam konferensi tersebut 32 negara peserta menyatakan dukungan mereka untuk menyelenggarakan dua disiplin sepeda di Indonesia, sedangkan untuk ajang Road Race atau jalan raya direncanakan akan diselenggarakan di Astana, Kazakhstan. Sofyan Ruzian selaku Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) yang mengikuti konferensi tersebut mengatakan Indonesia menyambut baik keputusan konferensi tersebut dan mendukung terlaksananya event akbar tersebut.

 pelatnas BMX, berita olahraga, MTB, BMX tingkat asia

Sofyan juga mengatakan bahwa kemungkinan besar untuk lomba BMX akan diselenggarakan di Siak, Riau karena fasilitasnya cukup memadai. Sebagai catatan Siak memiliki arena Pekan Olahraga Nasional yang sebelumnya sudah pernah dipakai untuk ajang olahraga pada tahun 2012. Sedangkan untuk lomba MTB rencananya akan di selenggarakan di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Tentu saja sekalipun Indonesia memiliki jangka waktu yang cukup lama yaitu satu tahun namun tidak berarti bisa bersantai-santai karena ada ada banyak persiapan yang harus dilakukan.

Sofyan mengatakan bahwa PB ISSI dan seluruh pengurus di Indonesia beserta pihak-pihak terkait harus melakukan banyak pembenahan pada fasilitas-fasilitas yang akan digunakan. Bukannya tidak mungkin nantinya akan mengundang perwakilan dari federasi sepeda internasional guna memastikan bahwa semua fasilitas yang disediakan sudah memenuhi syarat dan kebutuhan peserta kejuaraan.

Dikatakan oleh Sofyan bahwa untuk arena BMX yang bertempat di Riau sudah siap untuk dipakai berlaga. Akan tetapi tidak demikian untuk arena di Lubuk Linggau. Masih menurut Sofyan, arena di Lubuk Linggau masih membutuhkan banyak perbaikan dan pengembangan supaya representatif untuk lomba berskala besar tersebut. Itulah mengapa perwakilan federasi sepeda internasional diundang yaitu supaya mereka bisa memantau keseluruhan proses perbaikan sehingga mereka bisa bertanding di arena yang seusai dengan standard, aman dan nyaman.

Hasil dari konferensi di New Delhi tahun lalu selain menetapkan jadwal dan tempat kejuaraan juga memutuskan untuk sepekat memperpanjang masa kepemimpinan Cho Hee Wook asal Korea Selatan untuk tetap menjabat sebagai Presiden Konfederasi Balap Sepeda Asia.

 pelatnas BMX, berita olahraga, MTB, BMX tingkat asia

BACA JUGA:

Top 5 Extreme Player Di Ajang X-Games

BASE Jumping, Olahraga Orang-Orang Yang Sudah Tak Sayang Nyawa

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>