BASE Jumping, Olahraga Orang-Orang Yang Sudah Tak Sayang Nyawa

3. BASE Jumping, Olahraga Orang-Orang Yang Sudah Tak Sayang Nyawa 2

Pernah dengar kegiatan jumping? Ya itu mirip dengan Bungee jumping yang sering Anda lihat di arena kegiatan outbound atau di beberapa tempat wisata di Nusantara. Bedanya bungee jumping dan BASE jumping adalahorang-orang yang sudah tak sayang nyawa tersebut melakukan jumping tanpa tali pengaman yang bisa mencegah benturan dengan tanah. Sementara bungee jumping mempergunakan tali yang akan menahan jatuh Anda sesaat sebelum sampai didasar.

Saat ini jumping bebas yang terkesan gila ini sangat digemari oleh orang-orang yang kurang sayang dengan nyawanya. Jika ada kesalahan sedikit saja saat melompat, maka nyawa adalah taruhan yang harus mereka lakukan. Walaupun demikian, olahraga yang memacu adrenalin ini adalah pengusir rasa bosan bagi orang-orang yang sudah bosan dengan olahraga yang begitu-begitu saja, yang tak membuat adrenalin mereka terpacu. Oleh sebab itu BASE jumping menjadi terkenal.

Jika Anda belum tahu singkatan BASE maka itu adalah kependekan dari Building Antenna, Span, Earth. Yang termasuk Earth adalah gunung, bukit, tebing, dsb. Jadi pendek kata kegiatan jumping ini adalah melompat dari benda-benda yang merupakan singkatan BASE tersebut dan olahraga ini dikategorikan olahraga ekstrim karena sangat membahayakan nyawa sang pelompat. Ada beberapa lompatan yang luar biasa mengenai jumping jenis BASE ini.

 

Lompatan pertama yang dianggap luar biasa adalah lompatan di puncak tertinggi, yaitu di puncak Meru, pegunungan Himalaya dengan ketinggian 6604 meter. Untuk melakukan lompatan tertinggi ini harus mendaki dulu punggung gunung selama 22 hari dengan suhu dibawah nol derajat Celcius. Lompatan tertinggi ini dilakukan oleh Glen dan Heater hanya dengan menggunakan wingsuit, semacam pakaian yang mempunyai sayap.

Lompatan BASE berikutnya adalah dari gedung tertinggi Burj Dubai dengan ketinggian 155 lantai. Karena tidak mengantongi isin saat menaiki gedung ini, maka Herve Le Gallou yang melakukan lompatan ini ditangkap keamanan Dubai dan dihukum 7 bulan. Selain itu ada juga BASE Jumping dari tempat terendah yaitu hanya 29 meter. Kegiatan ini dilakukan dari atas Patung Yesus Kristus di Rio de Janeiro Brasil dan merupakan aksi paling nekat karena peterjun hanya mempunyai waktu sangat sedikit untuk membuka parasutnya.

Ada pula BASE Jump yang dianggap tidak ramah lingkungan yaitu melompat dari tebing Grand Canyon dengan sepeda motor yang dilakukan Travis Pastrana. Aksi ini dianggap tidak ramah lingkungan karena mengotori lembah Grand Canyon dengan bangkai sepeda motor mereka. Jika hal  yang dilakukan Travis dianggap tidak ramah lingkungan maka ada lompatan yang paling ramah lingkungan yang dilakukan oleh beberapa orang secara massal.

Ceritanya mereka melompat dari turbin pembangkit listrik tenaga angin. Walaupun angin sangat kencang saat itu para BASE jumper satu persatu melompat dari turbin angin setinggi 80 meter. Walau aksi ini ilegal, mereka berhasil melakukannya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>