Peralatan yang Dibutuhkan dalam Wall Climbing

Cliffhanger Climbing Gym, Altona North, Victoria, Australia

Ada banyak macam olahraga ekstrim yang cukup populer dan salah satunya adalah wall climbing atau panjat dinding. Olahraga ini dikatakan ekstrim karena tingkat kesulitan sekaligus faktor resikonya yang besar. Walaupun sama-sama dilakukan di area outdoor, namun wall climbing dinilai lebih sulit daripada panjat tebing, terutama karena track pada wall climbing cenderung lebih vertical dan tegak lurus. Namun begitu, bukan berarti lantas olahraga wall climbing hanya diperuntukkan untuk kaum laki-laki. Walaupun memiliki tingkat kesulitan dan resiko yang amat tinggi, banyak pula dari wanita yang tertarik menekuni olahraga ini. Dan dibandingkan dengan laki-laki, wanita memiliki banyak kelebihan saat melakukan lanjat dinding, seperti berat badannya yang cenderung lebih ringan dan kelenturan tubuh yang lebih baik, meskipun secara kekuatan otot laki-laki lebih unggul.

Saat melakukan panjat dinding, pemanjat diharuskan memanjat dinding vertikal hanya dibantu dengan pijakan-pijakan kecil yang tak lebih besar dari telapak kaki. Faktor resikonya juga besar karena pemanjat bisa sewaktu-waktu terpeleset dan jatuh. Bagian yang sulit adalah pemanjat memiliki batasan waktu untuk memanjat dinding pada titik tertentu.

Sudah barang tentu dibutuhkan stamina yang kuat untuk melakukan olahraga ekstrim ini. disamping itu juga dibutuhkan nyali yang besar untuk mengambil resiko terjatuh. Untuk meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan dan untuk mengefektifkan performa pemanjat perlu menggunakan beberapa alat pendukung. Berikut adalah peralatan yang harus ada dan digunakan dalam olahraga panjat tebing.

Tali

olahaga, ectreme sport, wall climbing, perlatan, sport

Tali adalah salah satu alat yang paling vital dan harus ada disetiap aktifitas panjat tebing. Ini karena tali bisa digunakan untuk memanjat sekaligus sebagai alat pengamanan supaya pemanjat tidak jatuh. Tentu saja tali yang dibutuhkan harus kuat dan tidak mudah putus namun pada umumnya tali Carmantel disarankan karena memenuhi kriteria tersebut. Untuk ukuran tali sendiri ada beberapa spesifikasi dan bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Carabiner

Pada umumnya kokoh terbuat dari logam dan biasanya digunakan sebagai penghubung tali atau pengait pegangan untuk si pemanjat. Bentuknya ada bermacam-macam namun yang paling sering digunakan adalah model D dan Oval.

Harness

Pada dasarnya digunakan sebagai pengikat pemanjat dengan tali namun bentuknya bermacam-macam. Ada yang bertipe seat (tempat duduk) atau Full Body tergantung dari kegunaan dan kenyamanan si pemanjat.

Belay Device

Alat ini pada umumnya digunakan sebagai kunci atau rem supaya si pemanjat tidak terjatuh. Alat ini bisa mencengkeram tali erat-erat sehingga pada umumnya digunakan untuk mengontrol genggaman tali supaya si pemanjat tidak terjatuh.

Chalk Bag

Kantong kapur atau bubuk magnesium. Pemanjat biasanya perlu mengotori tangannya dengan bubuk magnesium supaya tidak licin. Supaya kapur mudah diraih maka harus disimpan dalam tas dan diikatkan dipinggang bagian belakang supaya tak mengganggu proses pendakian.

Sepatu

Sepatu khusus pemanjat berbeda karena lebih ringan, lebih fleksibel dan lebih merekat pada permukaan namun juga lebih alot.

olahaga, ectreme sport, wall climbing, perlatan, sport

BACA JUGA:

Jogja Air Show 2014 Ajang Olahraga Dirgantara Paling Meriah

UFC Turnamen Bela Diri Campuran Paling Ekstrim

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>