Tim Bulutangkis Indonesia Rontok di Turnamen India Open

Tim Bulutangkis Indonesia Rontok di Turnamen India Open1

Kabar buruk kembali menerpa kontingen bulutangkis Indonesia. Telah dipastikan bahwa tidak ada lagi pebulutangkis nasional yang bisa melanjutkan kiprah mereka pada babak selanjutnya di turnamen India Open. Adapun ini terjadi karena pebulutangkis Indonesia yang terakhir dan sangat diharapkan dalam event ini, yakni Tontowi Yahya/Lilyana Natsir, akhirnya tumbang pada babak semifinal yang berlangsung di Siri Fort Indoor Stadium India pada Sabtu lalu, 5 April 2014.

Owi dan Butet demikian nama panggilan Tontowi Yahya dan Lilyana Natsir sering dipanggil, tumbang setelah kalah hanya dalam 2 set dari pasangan ganda campuran Sung Hyun/Kim Ha Na asal Korea Selatan. Pasangan ganda campuran nasional tersebut kalah dengan skor yang tidak terpaut jauh yaitu 20-22 dan 18-21.

Sejak dari set pertama, pasangan ganda campuran Indonesia tersebut tampaknya memang sudah kewalahan menghadapi serangan-serangan dan strategi permainan apik yang dimainkan oleh ganda campuran Korea Selatan. Ini terbukti dengan jatuhnya kemenangan pada set pertama ke tangan pebulutangkis Korea Selatan tersebut dengan skor 20-22.

Meskipun mereka kalah pada babak pertama, namun bukan berarti tim lawan menang dengan mudah. Ini bisa dilihat dari skor babak pertama tersebut yang hanya selisih dua poin. Awalnya, Owi dan Butet tertinggal dengan skor 7-11. Lalu dengan mati-matian mereka akhirnya bisa menyusul secara pelan-pelan namun pasti, hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan 11-11. Namun sayangnya, kedudukan imbang ini pun tak bertahan lama, karena angka kemudian berubah menjadi 17-19. Tidak mau kalah, tim Indonesia pun berusaha untuk memperbaiki keadaan dengan mengejar ketertinggalan mereka. Kedua tim akhirnya saling kejar angka hingga akhirnya set pertama berhasil direbut sepenuhnya oleh pasangan Ko/Kim.

olahraga, bulutangkis, tim bulutangkis, india open, gila raket

Sementara pada set kedua, pasangan ganda campuran Korea Selatan semakin menunjukkan dominasinya di arena. Dengan piawainya Ko/Kim melesat dan memimpin set kedua dengan skor 15-10. Sekalipun Owi/Butet berusaha mengejar ketertinggalan mereka pada set kedua ini namun usahanya tak banyak membuahkan hasil yang signifikan karena pasangan Ko/Kim melaju terlalu cepat hingga meninggalkan Owi/Butet dengan skor 18-21 sampai pertandingan berakhir.

Dengan tumbangnya pasangan ganda campuran Indonesia ini, maka hilanglah satu-satunya harapan terakhir di turnamen India Open. Ini seharusnya menjadi pukulan telak bagi PBSI Indonesia untuk terus memberikan pembinaan dan pelatihan bagi para pahlawan bulutangkis Indonesia ini, agar mereka siap menghadapi kompetisi-kompetisi lainnya yang lebih tangguh di masa mendatang.

Sebelumnya pasangan dari Indonesia Praveen Jordan dan Debby Susanto juga telah gugur di babak perempatfinal. Sebenarnya Praveen/Debby berhasil menguasai set pertama dengan angka 21-19 hanya saja kemudian rontok pada set kedua dan ketiga dengan skor berturut turut 10-21 dan 13-21. Ini masuk akal mengingat lawan yang mereka hadapi sangat berat yaitu Zhang Nan dan Zhao yunlei yang notabene dikenal sebagai pasangan nomor satu sedunia.

olahraga, bulutangkis, tim bulutangkis, india open, gila raket

BACA JUGA:

Hendrawan/Ahsan Sukses Pasangkan Gelar Juara Ganda Putra dan Putri

Kejadian Unik di Turnamen Bulutangkis : Ganti Raket Saat Rally Berlangsung

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>