Rifat Sungkar Gagal Tuntaskan Seri Terakhir LSPR Seri Rally America

4. Rifat Sungkar Gagal Tuntaskan Seri Terakhir LSPR Seri Rally America1 - Copy

Rifat Sungkar, pereli nasional Indonesia, gagal menuntaskan seri terakhir LSPR seri Rally America yang digelar di Houghton, Michigan, Amerika Serikat pada 20 Oktober 2013. Pada ajang yang bertajuk Lake Superior Performance Rally tersebut, Rifat yang ditemani oleh navigator Steve Lancaster terpaksa harus terhenti di SS1 Green Acres karena terjadi masalah teknis yaitu putusnya saluran bensin serta kabel body mobil yang ia kendarai, Mitsubishi Evo X. Seperti dilansir dari rilis yang diedarkan oleh KaryaKu, Rifat mengungkapkan bahwa selepas start, dirinya merasakan ada sesuatu yang tidak beres pada mobil yang dikendarainya. Tiba-tiba balljoint yang ada di roda kanan sebelah belakang patah dan roda pun terlepas lalu as roda menyabet serta memutuskan saluran bensin serta kabel body mobil dan dengan patahnya balljoint pada mobilnya tersebut, Rifat tak mampu menyelesaikan SS1 Green Acres.

Setelah melakukan pemeriksaan pada mobilnya, Rifat menemukan bahwa telah terjadi kerusakan elektrik yang tidak bisa diperbaiki saat itu juga pada mobilnya. Akibatnya, selama hampir dua jam, Rifat dan Steve hanya bisa menunggu untuk dievakuasi dan harus bertahan dalam suhu udara yang terbilang cukup ekstrim yaitu 3ºC. Sebenarnya, setelah terjadinya insiden saat testing saat kendaraan Rifat Sungkar rusak cukup parah, tim mekanik dari Libra Racing telah berusaha dengan maksimal untuk memperbaikinya. Sehari sebelum balap atau lebih tepatnya pada awal testing, ditemukan adanya sedikit masalah di fuel pump kendaraan akan tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan segera. Rifat Sungkar juga sempat melakukan putaran-putaran tambahan dan merasa bahwa kendaraan yang dikendarainya sudah memiliki performayang relatif baik dan kendaraan Fastron World Rally Team itu pun akhirnya dianggap layak bertanding.

Namun, meski telah melakukan berbagai tes dan memastikan bahwa kendaraan baik-baik saja, ternyata ada kerusakan lain yang tidak kasat mata pada kendaraan tersebut dan sedikit banyak, hal tersebutlah  yang membuat Rifat Sungkar gagal di seri terakhir LSPR seri Rally America. Terdapat keretakan di beberapa titik pada sasis mobil Rifat dan demikian juga di bagian belakang mobil dimana cross memberyang memegang keseluruhan suspensi ternyata miring dan hal tersebut menjadikan pengendalian mobil menjadi sangat sulit. Indra Prasetyo, manager Fastron World Rally Team, menyebutkan bahwa secara keseluruhan, kerusakan kendaraan sudah cukup parah dan menurutnya, dirinya dan Steve sebenarnya ingin dapat bertanding pada hari kedua namun karena insiden tersebut, harapan tampil pun menjadi sangat tipis.

Indra juga menambahkan bahwa kerusakan kendaraan yang diakibatkan oleh insiden pada saat testing lebih parah dari perkiraan dan timnya harus menerima kenyataan bahwa perjuangan mereka di seri LSPR hampir bisa dipastikan sudah berakhir dan dirinya pun memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah mendukung. Sampai berita ini diturunkan, seri terakhir LSPR masih berlangsung dimana sampai pada SS6 Herman, persaingan sengit antara Ken Block dan David Higgins masih berlangsung seru dimana keduanya saling bersaing untuk menjadi yang tercepat pada setiap Special Stage. Namun, untuk sementara, Ken Block berhasil memimpin dengan catatan waktu 25 menit 34,7 detik. Di tempat kedua, David Higgins terus membuntuti dengan catatan waktu 25 menit 43,3 detik diikuti oleh Antoine L’Estage dengan catatan waktu 26 menit 25,8 detik.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>