4 Cara Olahraga Yang Tepat

3.4 Cara Olahraga Yang Tepat.1

Berolahraga memang penting, karena ada banyak manfaat ketika Anda berolahraga. Badan menjadi sehat, pikiran juga menjadi segar jika Anda rutin berolahraga. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sendiri sudah rutin berolahraga?

Setiap orang mungkin berbeda-beda olahraganya. Maksudnya, mungkin ada orang yang suka berenan daripada jogging, begitu pula sebaliknya. Meskipun begitu, olahraga juga berbahaya jika dilakukan dengan tidak tepat.

Misalnya, jika Anda mempunyai sejarah cedera, atau mengalami nyeri pada lutut Anda, kondisi cedera Anda ini justru akan semakin parah. Atau mungkin Anda sendiri yang tidak tepat dalam memilih jenis olahraga untuk Anda. Misalnya Anda adalah seorang karyawan kantor. Olahraga bersepeda sangat tidak dianjurkan untuk Anda, karena hal ini hanya akan membuat struktur tubuh Anda tidak seimbang.

Mengapa bisa begitu? Karyawan kantor sudah tentu akan sering duduk daripada berjalan-jalan. Nah, ketika bersepeda, Anda tentunya juga duduk kan? Padahal setelah seharian duduk dan Anda ingin berolahraga bersepeda, posisi seperti ini justru hanya akan membuat otot paha belakang Anda menjadi semakin pendek, sedangkan otot paha depan Anda akan menjadi semakin panjang.

Selain itu, olahraga yang tidak tepat juga hanya akan membuat Anda mengalami kerusakan organ dalam. Jika organ-organ dalam Anda tidak siap menghadapi banyaknya frekuensi olahraga yang Anda lakukan, maka organ Anda akan rusak. Organ-organ tubuh Anda akan merasa dipaksa bekerja di luar kemampuan.

Selain itu, hal ini bisa menyebabkan kematian mendadak. Pernahkah Anda mendengar tentang orang yang meninggal setelah bermain bola atau marathon? Kasus seperti inilah yang sering ditemukan akibat olahraga yang tidak tepat.

Nah, bagaimana dengan Anda, apakah olahraga Anda sudah tepat atau justru, Anda berkali-kali melakukan olahraga yang tidak tepat? Jika Anda merasa olahraga Anda belum tepat, berikut ini ada 4 cara yang dapat Anda lakukan agar olahraga Anda tepat dan bermanfaat untuk kesehatan Anda.

1. Sesuaikan dengan kondisi Anda. Jika Anda mempunyai risiko penyakit jantung dan atau baru saja menjalani operasi jantung, ada baiknya Anda tidak lari marathon. Lebih baik berenang dengan santai sebagai olahraga Anda. Selain itu, jogging atau lari jangan dilakukan jika sendi lutut Anda sering nyeri.

2. Sesuaikan dengan tujuan Anda. Jika ingin membentuk otot, maka lebih baik latihan bebean daripada lari marathon.

3. Bersifat progresif, artinya lakukan dengan intensitas yang ditambah setiap Anda melakukannya lagi. Hal ini akan membuat Anda termotivasi ketika berolahraga.

4. Lakukan dengan rutin agar tubuh Anda terbiasa. Jika tidak, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Selain itu, hal ini juga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya sakit. Dan juga, ketika Anda ingin menuntut hasil yang lebih tinggi, tubuh Anda akan sudah siap.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>