Cedera Paling Sering Saat Latihan Olahraga

5. Cedera Paling Sering Saat Latihan Olahraga 1

Saat Anda rajin berolahraga untuk meningkatkan stamina dan mempertahankan kesehatan tubuh, ada hal yang perlu Anda perhatikan agar Anda tidak dibawa kerumah sakit dengan ambulance. Saat berolahraga, ada beberapa jenis cedera yang paling sering Anda derita. Menurut statistik kesehatan, angka kejadian cedera paling sering saat latihan olahraga adalah saat Anda melakukan latihan di Gym atau rumah dan besaranya adalah 35% di Amerika sendiri.

Menurut para ahli olahraga penyebab cedera paling sering ada dua. Yang pertama adalah bentuk tubuh yang tidak proporsional seperti bungkuk dan miring. Bentuk tubuh yang tidak proporsional ini bisa disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama didepan komputer, posisi tidur dan juga karena latihan yang salah. Menurut ahli olahraga, posisi tubuh bungkuk melemahkan daya angkat tulang dan otot.

Penyebab yang kedua adalah latihan yang tergesa-gesa dan langsung. Kebanyakan pemula melakukan latihan dengan tergesa-gesa. Yang dimaksud disini adalah melakukan latihan tanpa pemanasan dan melakukan latihan sebanyak mungkin dalam waktu singkat dengan harapan pencapaian yang telah direncanakan. Trainer menyarankan bahwa hasil maksimal tidak akan bisa diperoleh hanya dengan satu sesi latihan saja.

 5. Cedera Paling Sering Saat Latihan Olahraga 2

Semua latihan harus dilakukan secara bertahap agar hasil yang didapat maksimak dan cedera paling sering saat latihan bisa diminimalisir. Salah satu cedera yang paling sering terjadi pada saat latihan adalah cedera Engkel.  Cedera ini sering terjadi ketika Anda melakukan latihan yang menggunakan kaki secara intens seperti lari atau jalan cepat. Cedera semacam ini adalah cedera ligamen dari sendi engsel yang elastis dan cedera ini biasanya terjadi karena kaki mendarat dengan tidak pas, menapak dataran yang tidak rata atau mendapat tekanan yang terlalu besar dari tubuh.

Cedera berikutnya adalah cedera lutut yang disebabkan beban yang terlalu berat pada lutut. Cedera ini biasanya terjadi saat Anda berlari atau melompat. Untuk pencegahan yang bisa dilakukan adalah Anda melakukan gerakan yang menggabungkan pinggang dan tumit secara bersamaan agar lutut lebih stabil dan lebih kuat. Cedera yang hampir mirip adalah cedera punggung bagian bawah.

Cedera punggung bagian bawah termasuk cedera paling sering saat latihan yang terjadi pada orang yang melakukan gerakan pinggang  yang sangat mendadak atau otot-otot pinggang tidak mampu mengimbangi gerakan tersebut. Cedera ini juga bisa terjadi ketika Anda melakukan angkatan terhadap beban yang sangat berat. Oleh sebab itu untuk menghindari resiko cedera ini yang paling penting adalah pemanasan dan mengukur kemampuan diri.

Lakukan pemanasan dengan baik dan benar. Berdiri tegak dengan kaki direnggangkan, dan kemudian jauhkan tangan Anda kearah depan dan tarik nafas panjang. Angkat tangan Anda dengan telapak menghadap keatas dan lepaskan nafas Anda. Lakukan berulang kali sampai Anda merasa siap untuk melakukan latihan utama.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>