Kurangi Resiko Cedera Lutut Wanita Pada Saat Olahraga

Semua orang suka berolahraga karena olahraga mampu membuat badan sehat dan mempertahankan berat badan ideal. Namun ada perbedaan saat pria dan wanita berolahraga bersama-sama. Wanita cenderung beresiko lebih besar untuk terkena cedera lutut pada saat olah raga. Cedera lutut wanita memang lebih sering terjadi dan para dokter berusaha mencari penyebabnya.

Setelah melalui penelitian yang intensive maka sekarang telah diketahui bahwa bentuk dan susunan panggul wanita berbeda dengan pria. Pada wanita, panggulnya lebih lebar dan tungkai paha menjadi lebih miring. Hal ini menyebabkan sudut yang dibentuk lebih besar yang secara otomatis memperbesar resiko kerusakan lutut, kata seorang dokter spesialin olahraga dari RS. Mitra Kemayoran.

Fakta tersebut diungkap oleh dokter Michael saat pembukaan acara 3rd Annual Scientific Meeting of Indonesia Him and Knee Society di Jakarta beberapa waktu yang lalu. Akan tetapi beliau berkata bahwa walaupun rentan cedera namun tidak seharusnya wanita terus takut olah raga. Wanita harus tetap berolahraga karena olahraga sangat penting bagi kesehatan dan juga pertumbuhan.

 

Dokter tersebut menambahkan bahwa untuk mengurangi cedera lutut wanita maka ada beberapa tips  yang dipaparkan oleh beliau. Untuk wanita yang akan melakukan olahraga, cobalah berolahraga serutin mungkin namun jika melakukan olahraga terus sendi sakit maka hentikan olahraga tersebut karena itu berarti latihanya salah atau olahraga tersebut tidak cocok dengan Anda. Cobalah untuk menjajal olahraga yang lain.

Namun jika sakitnya baru dirasakan keeseokan harinya maka yang menjadi sumber sakitnya adalah intensitas latihan yang terlalu berat atau tubuh tidak mampu melakukannya. Untuk itu maka sebelum melakukan olahraga, pemanasan harus dilakukan dan diikuti dengan pendinginan setelah olahraga. Intensitas olahraga juga seharusnya dikurangi.  Jika tidak yakin dengan urutan olahraga yang benar maka seharusnya meminta nasehat dan bimbingan kepada seorang trainer yang lebih tahu.

Seorang wanita yang hendak olahraga sebaiknya bisa mengukur sendiri seperti apa intensitas olahraga yang bisa dilakukannya. Dia juga harus bisa untuk menilai apakah olahraga yang dilakukannya cocok dengan kemampuannya, jangan sampai saat dia hamil tujuh bulan malah memilih olahraga panjat tebing atau lari cepat. Sebaiknya jika memang tidak mampu berolahraga dengan baik wanita sebaiknya berolahraga di Gym atau fitness center.

Di tempat fitnes wanita akan lebih terlindungi saat berolahraga karena ada trainer yang membantu dan dengan demikian cedera lutut wanita dapat diminimalisir secara maksimal. Selain itu di gym atau fitness center wanita dapat memilih olahraga yang tidak membahayakan tubuhnya sendiri dan dapat juga memilih olahraga yang paling disukainya. Wanita bahkan betah berjam-jam untuk berolahraga di Gym karena olahraga di Gym sangat nyaman dan privasi terjamin.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>