Profil Atlet: Garry Kasparov

garry 2

Siapa yang tidak kenal Garry Kasparov? Lahir dengan nama asli Gari Weinstein di Azerbaijan pada 13 April 1963, Garry Kasparov telah mengubah wajah dunia percaturan dengan permainnya yang berkelas dan smart. Dia adalah Grandmaster catur dengan rating ELO (Suatu sistem pengukuran skill pemain catur) mencapai 2851. Tak heran apabila beliau lantas disebut sebagai pemain catur tertangguh di dunia.

Kasparov mengawali ketertarikannya pada dunia catur sejak dia masih muda. Bahkan dia sempat dinobatkan sebagai Grandmaster catur termuda dijamannya. Pada debut penampilannya sebagai seorang Grandmaster, Kasparov pernah menggemparkan dunia olahraga catur dunia dengan pertandingannya kontroversialnya yang hingga saat ini certatat dalam sejarah, yakni saat dia melawan Anatoly Karpov pada tahun 1984. Saat itu, Kasparov baru berusia 19 tahun, sedangkan Karpov berusia 33 tahun.

Dalam pertandingan tersebut, ditetapkan peraturan 6 win games, yang berarti siapa saja yang berhasil menang 6 kali, maka dialah pemenangnya (draw/remis tidak dihitung). Dalam pertandingan tersebut, Kasparov sempat mengalami ketertinggalan setelah Karpov berhasil mengantongi 5 kali kemenangan, sedangkan Kasparov 0. Namun begitu, di saat yang penuh tekanan tersebut, Kasparov berhasil mengejar ketertinggalan hingga mencapai skor 5-3. Ini adalah sebuah pertarungan yang panjang karena diwarnai dengan 17 kali remis/draw.

Namun belum sampai ditentukan pemenangnya, pertandingan harus dihentikan oleh ketua FIDE saat itu, dikarenakan stamina pemain yang sudah menurun drastis. Bahkan kala itu, Karpov sampai harus dirawat di rumah sakit. Pertandingan putaran kedua akhirnya digelar beberapa bulan kemudian, yakni pada tahun 1985. Pada putaran ke 2 ini, walaupun peraturan sedikit berubah, namun akhirnya Kasparov berhasil memenangkan pertandingan tersebut dan mendapat gelar juara catur dunia termuda pada umur 22 tahun.

 garry kasparov, atlet catur, olahraga catur, berita olahraga

Pada tahun 1993, terdapat masalah antara Kasparov dengan asosiasi FIDE. Alih-alih mengikuti peraturan FIDE untuk bertanding melawan Nigel Short dalam rangka memperebutkan gelar juara dunia, kedua pemain malah membelot dan melakukan pertandingan dibawah asosiasi catur lainnya yang didirikan oleh Kasparov sendiri, yakni Professional Chess Association (PCA). Dan akibatnya, baik Kasparov dan Short akhirnya dikeluarkan secara tidak hormat dari FIDE. Dalam pertandingan ini, Kasparov menang atas Nigel Short dan berhasil mempertahankan gelarnya. Setelah Nigel Short, pada tahun 1995 Kasparov juga bertanding dengan Viswanathan Anand dan lagi-lagi berhasil mempertahankan gelar juara dunianya saat itu.

Kasparov mengundurkan diri dari dunia catur pada tahun 2005 atau pada usianya ke 42 tahun. Setelah itu, dirinya beralih ke dunia politik, dimana dia mendirikan Front Sipil Bersatu, sebuah pergerakan yang diprakarsainya yang tujuan utamanya adalah untuk mencegah Rusia kembali kepada masa Totalitarianisme.

Dalam perjalanan hidupnya, Kasparov tidak hanya bertanding dengan sesama manusia, namun juga mesin. Tepatnya komputer pintar. Ya, pada tahun 2003 Kasparov bertanding melawan sebuah komputer bernama Deep Junior, yang didesain untuk mampu mengkalkulasi dan memprediksi 3 juta langkah catur dalam waktu singkat. Pertandingan yang dikenal dengan sebutan “Man vs Machine” ini berakhir dengan 1 kali kemenangan bagi Kasparov dan 3 kali remis. Ditahun yang sama, lagi-lagi Kasparov ditantang untuk bermain dengan sebuah mesin bernama X3D Fritz dan berhasil memenangkan pertandingan tersebut serta membawa pulang hadiah $175.000.

garry kasparov, atlet catur, olahraga catur, berita olahraga

BACA JUGA:

Perjalanan Karir Michael Jordan di Dunia Basket NBA

Profil Binaragawan Ade Rai

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>